Mengubah Kegagalan Menjadi Batu Loncatan Menuju Kesuksesan
Semua pasti pernah mendengar kata “gagal”. Nah, apa sih yang dimaksud dengan kegagalan? Kegagalan adalah suatu lambang kesuksesan. Mengapa? Karena kegagalan dapat menjadi langkah awal dalam upaya baru. Jika seseorang gagal dalam berprestasi, pastilah merasa sedih. Namun kegagalan tersebut menunjukkan berapa jauh prestasinya. Kegagalan itu akan menjadi titik awal dari upaya yang berikutnya, bukan malah sebaliknya kegagalan itu menjadi penghambat. Itu membuktikan bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, tidak bersifat final.
Kita sering melihat para peraih prestasi mencapai prestasi tinggi. Prestasi mereka makin hari makin meroket. Sementara yang lain makin menurun. Apa sih yang membedakan antara keduanya? Perbedaan itu terletak pada persepsi mereka tentang kegagalan serta bagaimana respon mereka tentang kegagalan itu. Jika perspektif mereka tentang kegagalan adalah langkah awal menuju sukses, maka perspektif itu akan membawa kepada ketekunan, sedang ketekunan membawa pada daya tahan yang akhirnya akan memberi kesempatan untuk meraih sukses. Namun bila persepsi mereka tentang kegagalan adalah akhir segalanya dan mereka hanya berdiam diri, jangan berharap akan maju.
Semua orang pernah gagal dan membuat kekeliruan. Tentu kita pernah mendengar ungkapan “Bersalah itu manusiawi, memaafkan itu illahi” (Paul Alexander). Jika kita manusia pasti tidak akan luput dari membuat kekeliruan. Nah, bagaimana sih caranya mengubah kegagalan menjadi batu loncatan menuju sukses?
Inilah caranya:
- Sadar bahwa ada perbedaan antara orang yang berprestasi luar biasa dengan yang berprestasi biasa-biasa saja. Kita semua harus sadar bahwa prestasi kita masih biasa-biasa dan perlu proses untuk menuju prestasi yang luar biasa.
- Jangan menganggap diri anda pecundang. Ketika anda mengalami kegagalan hendaknya anda tidak langsung pasrah, berdiam diri dan tidak mau berusaha lagi. Yang harus anda lakukan adalah mengatakan pada diri anda sendiri bahwa anda bukanlah pecundang. Anda hanya gagal melakukan sesuatu dan berusahalah untuk lebih maju dari sekarang.
- Ambillah tindakan dan kurangi rasa takut. Bagi kebanyakan orang, menanggung kegagalan adalah suatu hal yang sangat menakutkan. Saat itulah orang tersebut masuk dalam lingkaran ketakutan. Dan apabila orang itu diliputi rasa takut, hampir tidak mungkin untuk mengubahnya menjadi batu loncatan akibat rasa takut yang menyebabkan tidak mau berusaha, atau takut melakukan sesuatu.
- Carilah hikmah dalam setiap pengalaman buruk. Nah, agar anda tetap percaya diri dalam melaksanakan tugas, maka berusahalah dengan keras dan jadikanlah kegagalan sebagai bagian dari hidup anda. Jika tidak gagal mungkin anda tidak akan bersungguh-sungguh melaksanakan tugas anda. Karena itu ambillah hikmah atau pelajaran dari kegagalan-kegagalan yang anda alami.
- Bangkitlah, lupakanlah, dan majulah terus. Walaupun kita gagal, kita harus secepatnya bangkit. Karena tugas besar masih menanti kita. Mungkin kita merasa takut untuk mengulang kembali. Agar kita merasa tenang, buatlah rencana terlebih dahulu. Bangkitllah kembali dan gunakan strategi yang baru untuk maju. Jika kita tetap memelihara tekad, bekerja menurut rencana, dan tidak menyerah setiap kali gagal, kita dapat mencapai sasaran-sasaran kita. Dan suatu hari impian kita akan dapat terwujud.

No comments:
Post a Comment