Hari ini aku bisa bernafas
Karena aku hari ini bisa merasakannya sesaknya udara saat memasuki rongga dadaku
Walau bagaimanapun, ini kurasa lebih baik
Karena hari ini aku benar2 bisa merasakan bernafas
Aku merasa bebas bernafas
Bebas merasakan udara disekitasku
Sedikit demi sedikit beban itu rontok dari pundakku
Merasakan celah celah sempitnya
Sedikit demi sedikit merasakan air yang melewati sela selanya
Aku bisa berdiri
Merasakan kerikil-kerikil yang menusuk di kakiku
Merasakan duri-duri yang ada disekitarku
Dan aku merasa kembali melihat hidupku
Inilah kenyataan kawan
Bosan aku hidup dalam mimpi
Sembunyi dan terus sembunyi di semak berlumut yang bau
Aku lebih baik berdiri sendiri dan bangun dari mimpi
Walau kenyataan ini berat untuk dihadapi
Tapi tantangan ini, aku tak akan berhenti
Ternyata hanya sumbat kecil yang selama ini mengganjal
Terasa berat, karena terhimpit oleh beban yang lebih berat
Aku merasa hidup
Mungkin karena hasrat yang selama ini aku pendam
Aku simpan hingga busuk
Telah ku tumpahkan
Dan lega rasanya
Aku bisa bernafas lagi
Merasakan sesaknya udara yang berebut mengisi dadaku
walau bekas luka itu masih menganga
Tapi baiklah,aku toh masih bisa berdiri
Membuka mata, menatap hidupku sendiri
Peduli apa, pada apa yang akan terjadi
Aku merasa bebas
Dan aku akan tetap berdiri
Dan kemudian berlari meninggalkan kebusukan yang kau miliki
Aku akan berlari sendiri
Karena engkau tak pernah mau
Aku membersihkan ruanganmu
Aku mau berlari
menyongsong matahariku
Biruku
Hidupku
Dan bernafas bebas lagi....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment