Apa yang akan kau lakukan
Jika takdirmu belumlah sebuah putusan akhir
Dan masih bisa engkau ubah
Janganlah diam
Dan bila segala upaya telah engkau lakukan
Untuk menjinakan singa yang mengancammu
Dan engkau tak berdaya
Hanya bisa menerima dan menghindarinya
Maka, terimalah takdirmu
Karena mungkin itulah yang terbaik bagimu
Di balik lemahnya dirimu saat ini
Berbaliklah, tapi jangan berlari
Susunlah tekatmu dan kuatkan dirimu
Hingga bila sampai waktumu
Tantanglah kembali singa itu
Hingga dia benar-benar jinak disampingmu
Banyak sekali kenyataan hidup
Mau tidak mau kadang tak bisa kita memilih
dan kita terpaksa dipilihkan dan terpaksa menerima pilihan
Terimalah, karena bisa jadi itulah takdirmu
Yang terbaik bagimu
Tapi, janganlah diam
Beranilah untuk berjuang
Menggeliat bila hanya itu yang engkau bisa
Dan tunjukan, bahwa engkau masih hidup
Setidaknya nyalimu tak pernah surut
Menerima tak berarti kalah
Karena kita tak pernah bisa melihat
Dunia ini dari empat dimensi
Kadang mata tertutup
Bahwa hidup kita sebenarnya menjadi lebih indah
Seperti masa lalu yang tak akan pernah bisa kita pungkiri
Tak bisa kita tolak atau kita ubah
Tapi tak perlu engkau sesali
Karena kita sekarang masih tetap bisa berdiri
Sekarang, waktunya kita menjadi diri kita
Tegak berdiri kembali
Terimalah apa yang telah engkau miliki
Dan raihlah apa yang engkau mimpi
Tapi ingatlah untuk tetap berpijak pada bumi
Karena dunia mimpi memang kadang lebih indah
Tapi itu bukanlah hidup
Disinilah, diatas tumpukan duri kita berdiri
Semakin kuat dan semakin berani
Untuk mengejar apa yang ada di indah mimpi
Tak selamanya menerima itu adalah kelemahan..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment